Sabtu, 13 Juni 2026
Berita

Tingkatkan Kemampuan Literasi Digital, Sehati Sukoharjo Berkolaborasi dengan Univet Bantara Gelar Pelatihan Audiobook

SUKOHARJO, 10 Maret 2026 – Perkumpulan Difabel Sehati Sukoharjo terus berkomitmen untuk memperluas akses literasi dan kemandirian digital bagi anggotanya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo dalam kegiatan bertajuk “IBM : Pelatihan Audiobook sebagai Media Literasi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas”.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Difabel Sehati Sukoharjo pada Selasa (10/3/2026) ini bertujuan untuk membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan teknis dalam memproduksi konten suara (audiobook). Media ini dipandang strategis sebagai jembatan bagi kawan-kawan difabel untuk tetap produktif berkarya sekaligus mempermudah akses informasi bagi mereka yang memiliki keterbatasan visual.

Ketua Perkumpulan Difabel Sehati Sukoharjo, Edy Supriyanto, SE, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak akademisi. Menurutnya, dengan pelatihan ini bisa mendukung kebutuhan anggota yang memiliki minat di bidang komunikasi audio. Tujuannya agar anggota dapat memproduksi sendiri media belajar dan sarana informasi yang inklusif, sehingga ilmu pengetahuan dapat tersebar lebih luas dan mudah diakses oleh teman difabel. 

“Kami sangat berterima kasih kepada Univet Bantara. Selama ini kawan-kawan memiliki potensi vokal yang besar, namun penggunaannya masih terbatas. Lewat pelatihan ini, kami belajar bagaimana mengatur artikulasi, intonasi, hingga teknik editing suara agar pesan yang disampaikan melalui audiobook bisa lebih profesional dan nyaman didengar,” ujar Edy.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi komprehensif dari tim dosen yang terdiri dari Henny Sri Kusumawati, M.I.Kom., Dr. Joko Suryono, M.Si., dan Hariyanto, M.I.Kom. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar announcing skill, pengaturan tempo bicara, hingga penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti Gemini AI untuk penyusunan naskah dan aplikasi Lexis Audio Editing untuk proses produksi.

Dekan FISIP Univet Bantara, Dr. Joko Suryono, M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan. “Kami melihat potensi luar biasa pada kawan-kawan disabilitas. Audiobook bukan sekadar media belajar, tapi bisa menjadi peluang baru bagi mereka untuk berkarya di industri kreatif digital,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Difabel Sehati Sukoharjo berharap kerja sama lintas sektor, terutama dengan perguruan tinggi, dapat terus terjalin. Inisiatif seperti ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih inklusif dan ramah disabilitas di Kabupaten Sukoharjo.

“Kami berharap ilmu yang didapat hari ini bisa menjadi bekal kawan-kawan untuk lebih percaya diri dan menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk melek teknologi dan berbagi pengetahuan,” tutup Edy Supriyanto. 

Red. Idha || Editor. Agus W

 

One thought on “Tingkatkan Kemampuan Literasi Digital, Sehati Sukoharjo Berkolaborasi dengan Univet Bantara Gelar Pelatihan Audiobook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *